Hiu Prasejarah Seberat 15 Ton Ditemukan di Pakistan

kaworlds – Makhluk raksasa yang pertama kali dianggap sebagai hiu putih besar dengan cepat dinyatakan oleh para ahli sebagai spesies hiu yang tidak diketahui karena berat dan ukurannya yang besar tidak pernah terdengar sebelumnya.

Analisis gigi menunjukkan hiu menjadi induk dari Megalodon, spesies hiu yang punah yang hidup sekitar 28 hingga 1,5 juta tahun yang lalu, selama Era Kenozoikum. Makhluk laut yang berukuran 10,4 meter dan berat 15,6 ton ini adalah hiu hidup terbesar yang pernah ditangkap.

Hiu putih besar dapat mencapai hingga 7 ton pada pertumbuhan penuh, ukuran yang tidak cocok dengan hiu prasejarah raksasa ini yang dapat mencapai panjang 20 meter dan mungkin berat hingga 30 ton, tergantung pada perkiraan.

hiu prasejarah di pakistan

Tangkapan “sangat tak terduga”

Peneliti Smithsonian Institute, Jeff Mayor, mengatakan ini adalah “tangkapan seumur hidup” dan “sangat tak terduga”.

“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk mengerjakan spesimen nyata daripada mencoba mencari tahu seluruh gambar dari berbagai fosil komposit”, paleontolog Smithsonian, Jeff Mayor, terlihat sangat tertarik dengan penemuan ini.

Spesimen itu terungkap belum sepenuhnya dewasa dan diperkirakan berumur 2 atau 3 tahun dan sudah dua kali ukuran hiu putih dewasa, yang membutuhkan 5 tahun untuk mencapai pertumbuhan penuh.

Otopsi cepat mengungkapkan makhluk itu hidup di bawah kedalaman, memakan cumi-cumi raksasa dan ikan lain yang tidak biasa ditemukan di dekat permukaan, yang membuat penemuan ini bahkan lebih luar biasa bagi para ahli.

“Apakah suhu laut yang meningkat memaksa hewan-hewan ini untuk mendekat ke pantai atau apakah hewan ini hanya terluka dan menderita cacat yang membingungkan, pertanyaan-pertanyaan ini dibiarkan tidak terjawab” kata ahli biologi kelautan setempat Rajar Muhammar.

Baca Juga : Seorang Lelaki yang Mengabdikan Hidupnya di FBI untuk Membunuh Abraham Lincoln

Gelombang optimisme

Penemuan baru-baru ini telah membangkitkan antusiasme yang sangat besar dari para ahli di luar negeri yang merenungkan fakta bahwa spesies lain yang diperkirakan punah mungkin masih tinggal di kedalaman laut.

“Ini adalah berita yang sangat menarik bagi masa depan eksplorasi laut karena teknologi memungkinkan kita untuk semakin dalam dan setiap hari” jelas ahli biologi kelautan Suzan Chopper dari University of Sydney, Australia.

“Aku hanya tidak tahu seberapa baik kapal selam kita terhadap monster raksasa seperti ini,” tambahnya.

Sponsor : EKSPEDISI MURAH SURABAYA KE PAPUA, PILIH KLIKLOGISTICS !