Beruang Madu Menyerang Seorang Warga Hingga Tewas Di Sumsel

beruang madu menyerang manusia

Kaworlds – Diberitakan seekor beruang madu menyerang seorang petani di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Korban bernama Nawandri (25) tewas akibat serang tersebut.

Kepala Balau Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan Genman Suhefti Hasibuan mengatakan tempat terjadinya penyerangan itu berada di dalam pekarangan kebun korban yang berjarak 30 km dari pemukiman, lokasi itu berada jauh di dalam hutan lindung tempat dimana habitat beruang madu tersebut tinggal. Ketika ditemukan oleh petugas, korban sudah tewas dengan badan penuh luka sobek di bagian tangan dan juga kaki.

“Jasad korban berhasil di evakuasi setelah dilakukan pencarian hingga dini hari karena titik lokasi korban berada jauh 30 km dari pemukiman warga di dalam hutan lindung.” Sebut Genman.

Atas instruksinya, petugas BKSDA segera melakukan pencarian di sekitar hutan lindung tersebut untuk mengetahui secara akurat lokasi tempat terjadi nya penyerangan yang di lakukan oleh beruang madu tersebut dan juga kronologis sebelum korban diserang hingga meninggal dunia. Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati beraktivitas di dalam hutan lindung, dan menghindari beraktivitas sendirian di dalam hutan lindung.

Genman mengatakan petugas BKSDA selalu berjaga-jaga agar beruang madu tetap berada di habitatnya.

Penyerangan beruang madu terhadap manusia bukan kali ini saja terjadi, beberapa tahun belakangan ini penyerangan manusia oleh beruang madu sudah terjadi hampir 10 kali di OKI, Musi Rawas, seta Empat Lawang, ucap Kepala Seksi Konversasi Wilayah III Baturaja BKSDA Sumsel Aziz Abdul Latif.

Hari ini Rabu (4/12) petugas memantau ke lokasi untuk memastikan lokasi persisnya dimana. “Diduga kuat memang di dalam hutan lindung yang jarak nya 30 km dari pemukiman warga.” ujar dia.

Baca Juga : Frozen II Memecahkan Rekor Box Office Dipekan Pertama

Aziz mengatakan beruang madu akan menghindar jika bertemu manusia, karena itu memang sifat alami beruang madu, kecuali jika manusa dan beruang madu saling berhadapan. Kemungkinan besar pada saat itu korban tidak sengaja berhadapan dengan beruang madu yang sedang mencari makan, hingga beruang madu tersebut menganggap korban sebagai ancaman hingga menyerangnya.

Aziz mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap beruang dan hewan buas lainnya apabila beraktivitas di dalam hutan lindung. Dirinya pun mengimbau warga melapor jika terlihat beruang sudah memasuki pemukan warga.

“Kami menghimbau kepada warga juga untuk memasang papan peringatan agar warga lain yang tidak tahu, tetap waspada. Untuk sementara waktu, kami memasang kamera trap dulu untuk memantau keberadaan beruang tersebut,” kata dia.

Info Hangat : Tarif Pengiriman Barang Murah Jakarta ke Gorontalo