Formula Satu mengikuti kebijakan ramah lingkungan Hamilton

lewis hamilton

Kaworlds – Formula One tampaknya tertarik dengan saran dari juara 6 musim Lewis Hamilton. Hamilton mempermasalahkan kerusakan lingkungan yang di sebabkan oleh bahan bakar kendaraan yang menyebabkan polusi karbon. Lewis berniat berpartisipasi dalam gerakan bebas karbon 2030.

Tujuan untuk menghilangkan jejak karbon pada olahraga tidak hanya pada mobil balap di lintasan, tetapi juga pada kendaraan yang mendukung operasional penyelenggaraan F1 seperti transportasi udara dan darat team, serta transportasi peralatan trek yang selama ini sudah berkeliling ke seluruh dunia.

Pihak F1 mengatakan “Pindah ke logistik dan transportasi yang ultra efficient serta membuat kantor, fasilitas dan pabrik bertenagakan energi terbarukan, ┬ádan mengimbangi emisi yang tidak dapat dipotong” menurut BBC.

F1 mengambil langkah cepat dalam upaya mereka menjadi olahraga yang ramah lingkungan dengan memulai proyek pengurangan karbon dengan target membuat semua event ┬átersebut “berkelanjutan” pada tahun 2025, termasuk menghilangkan plastik sekali pakai dan memastikan semua limbah digunakan kembali, didaur ulang atau dibuat kompos.

Mobil F1 sudah direkayasa untuk menjadi jauh lebih ramah lingkungan daripada mobil jalanan. Mesin mobil F1 memiliki peringkat efisiensi termal 50%, sedangkan mesin bensin mobil jalan hanya 30%. Mulai tahun 2021, sebuah peraturan akan diberlakukan yaitu menuntut bahan bakar yang digunakan di F1 memiliki kandungan biofuel setidaknya 10%.

Mesin mobil tim saat ini akan digunakan sampai tahun 2025 tetapi F1 berharap mereka pada akhirnya akan menciptakan “mesin pembakaran internal hibrida bebas karbon pertama di dunia”.

F1 mengatakan telah merencakan untuk memiliki jejak 0 karbon setelah 12 bulan bekerja keras dengan badan pengelola motorsport, FIA, pakar keberlanjutan, tim F1, promotor dan mitra.

Baca Juga : Seorang Pria Meningal Ketika Terjatuh Ke Tabung Lava Di Halaman Rumahnya

KARBON NETRAL

Hamilton, yang baru saja mengklaim kejuaraan dunia keenamnya, mengangkat alis melihat fenomena yang baru-baru ini terjadi di media sosial yang mana cukup mengkhawatirkan yaitu soal “kepunahan ras kita” jika manusia terus makan hewan. Melihat hal itu, orang Inggris tersebut beralih ke pola makan nabati pada tahun 2017.

Hamilton mengatakan menjelang Grand Prix Meksiko bulan lalu ia bermaksud menjadikan dirinya karbon netral pada akhir tahun ini. Dia menjelaskan bahwa ia menukar mobil jalanannya yang bergantung pada bahan bakar dengan mobil bertenaga listrik.

“Saya tidak mengizinkan siapa pun di kantor saya, tetapi juga di dalam rumah tangga saya, untuk membeli plastik,” katanya.

“Aku ingin semuanya dapat didaur ulang menjadi deodoran, hingga sikat gigi, atau hal-hal lain semacam itu.

“Aku menjual pesawatku lebih dari setahun yang lalu. Aku terbang jauh lebih sedikit sekarang. Saya mencoba terbang lebih sedikit sepanjang tahun ini dan kebanyakan terbang dengan pesawat komersial sehingga itu merupakan perubahan besar dalam kebiasaan saya.”