Mengenal Lebih Dalam Virus Corona dan Sejarahnya

Serangan virus corona atau corona virus saat ini sudah menyerang sebagian negara di dunia. Negara yang sudah membenarkan adanya infeksi coronavirus, meningkatkan pengamanan dan upaya pencegahan masuknya virus.

Usaha pencegahan misal cuci tangan menggunakan air dan sabun serta memakai masker kemanapun. Upaya lain juga dilakukan agar korban infeksi virus corona dapart seketika pulih, sehingga tak perlu menambah korban jiwa.

Sebagai pengingat pentingnya upaya pencegahan, berikut ini informasi perihal 2019-nCoV atau yang biasa disebut Virus Corona.

Apa itu virus corona?

Dikutip dari Laman MD, coronavirus hakekatnya virus umum yang lazimnya tak membahayakan. Virus corona menginfeksi hidung, sinus, dan tenggorokan bagian atas. Walapun begitu infeksi sebagian jenis virus corona terbukti dapat berimbas serius yaitu kematian.

Virus corona yang mengakibatkan 585 kematian yaitu Middle East Respiratory Syndrome (MERS), yang timbul pertama kali pada 2012 di Arab Saudi. Sebelumnya pada 2003, corona virus menyebabkan 774 kematian yang dinamakan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Pada akhir Januari 2020, WHO mengindentifikasi 2019-nCoV di China. Pada akhir Januari 2020, ada sekitar 300 kasus yang teridentifikasi di China. Tiap-tiap negara sudah menyiapkan upaya pencegahan dan pengamanan, namun corona secara konsisten terus menyebar seluruh negara.

Baca Juga : Planet Baru di Tata Surya Ditemukan Oleh Seorang Remaja

Ciri virus corona

Virus corona atau corona virus pertama kali diidentifikasi pada 1960, tetapi pada saat itu tidak diketahui darimana asalnya. Nama corona virus berasal dari wujudnya yang berbentuk mirip mahkota. Pada sebagian kasus, virus corona dapat menginfeksi binatang dan manusia.

Kebanyakan virus corona menyebar seperti virus influenza pada umumnya. Coronavirus menyebar lewat batuk dan bersin mereka yang terinfeksi. Penyebaran juga dapat terjadi melalui sentuhan tangan, wajah, dan pegangan pintu atau bagian lain yang biasanya diraba.

Setiap 1 orang di dunia mungkin pernah terinfeksi virus corona sedikitnya sekali seumur hidupnya. Di Amerika, infeksi coronavirus lazimnya terjadi pada musim dingin dan gugur. Infeksi biasanya tidak terjadi pada balita dan anak kecil saja, melainkan kepada siapa saja.

Penyebaran virus corona

Infeksi virus corona sekarang kian menyebar sampai ke 13 negara di dunia. Negara yang telah melaporkan adanya infeksi corona di negara mereka antara lain China, Jepang, Thailand, Vietnam, Malaysia, Taiwan, Singapura, Prancis, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Nepal, dan Korea Selatan.

Dikutip dari detik inet, John Hopkins University di Amerika memaksimalkan peta komputerisasi untuk memantau penyebaran virus corona 2019-nCoV di dunia. Peta ini  dimaksimalkan Center for System Science and Engineering (CSSE) yang merupakan peta real time.

Disponsori oleh : Jasa Pengiriman Barang Jakarta ke Pekanbaru